CD Video Hacking dan Cracking Software Gratis
Lumayan nieh buat ilmu, tapi ilmu ini jangan digunakan untuk hal-hal yang jahat ya. Jadikan ini sebagai suatu wawasan/pengetahuan baru untuk mengetahui bagaimana cara hacker itu melakukan aksinya.
Tips dan trik sebelum mendonlotnya.
1. siapkan mental dan fisik sebelum melakukan aktifitas pendonlotan.
2. Makanan yang kreyes-kreyes serta lembut di lidah, dan jgn lupa minumnya....
3. Cari warnet yang memiliki bandwith besar, kursi empuk serta monitor yang LCD (hrs ber-ac)
4. Lakukan aktifitas mendonlot di malam hari yang sepi biar cepet donlotnya.
5. Berdoalah sebelum mendonlot dan setelah mendonlot.
Kayaknya itu aja tips dan trik jitu sebelum mendonlot.
Jgn lupa dipraktekkan yaaaaaaa!!!!!
http://rapidshare.com/files/174700524/Cr4k.h4ck.Tut.part1.rar
http://rapidshare.com/files/174700648/Cr4k.h4ck.Tut.part2.rar
http://rapidshare.com/files/174700526/Cr4k.h4ck.Tut.part3.rar
http://rapidshare.com/files/174700610/Cr4k.h4ck.Tut.part4.rar
http://rapidshare.com/files/174700440/Cr4k.h4ck.Tut.part5.rar
http://rapidshare.com/files/174700301/Cr4k.h4ck.Tut.part6.rar
Software Microsoft Bisa Dibayar Nyicil
Microsoft membuat strategi baru untuk lebih menarik minat para pelanggannya di Indonesia. Dengan program bernama Microsoft Customer Assistance ini, user dapat membeli software yang bisa dibayar dengan cara mencicil.
Pembayaran bertahap ini dilakukan melalui rekanan Microsoft. Tujuannya untuk memberikan keringanan kepada pelanggan untuk membeli paket piranti lunak dengan proses pembayaran secara bertahap.
Selain itu, program yang disingkat MCAP ini juga menjanjikan pelayanan Software Asset Management (SAM) dan potongan harga hingga 20 persen dari perusahaan milik Bill Gates itu.
Lucas Tjahjaprawira, Direktur Small Medium Solutions &; Partner Microsoft Indonesia mengatakan, pemerataan penggunaan piranti lunak legal di Indonesia berpotensi besar terhadap peningkatan perekonomian bangsa. Terlebih lagi industri piranti lunak yang merupakan industri kreatif telah menyumbangkan sekitar 6.5 persen ke Produk Domestik Bruto (PDB) selama 4 tahun berturut-turut.
Info : detikNET
'Perang' Angkasa Google vs Microsoft Memanas
Baru bulan lalu Google menghadirkan fitur untuk mengeksplorasi planet Mars secara online via Google Earth. Microsoft tampaknya gregetan sehingga mereka coba menyaingi Google dengan meningkatkan jumlah konten di layanan onlinenya yang juga bisa dipakai menjelajah angkasa via web, Worldwide Telescope.
Seakan tidak mau kalah dengan Google, Microsoft juga coba menghadirkan data data terbaru dari planet merah Mars. Dikutip detikINET dari VentureBeat, Rabu (25/3/2009), Microsoft menggandeng lembaga antariksa NASA untuk menyediakan data-data dan gambar angkasa tersebut.
'Perang' angkasa antara Google dan Microsoft tampaknya memang bakal terus sengit. Tidak hanya sebatas Mars saja, mereka juga berlomba-lomba mengeksplorasi area-aea lainnya di antariksa.
Microsoft sudah berencana untuk menggelontorkan lebih banyak data dan gambar resolusi planet-planet lainnya, termasuk juga bulan. Google lebih dulu punya banyak data serupa yang tersedia di Google Moon dan Google Sky.
Dengan demikian, siapa yang bakal jadi pemenang barangkali ditentukan siapa yang mampu menghadirkan konten paling bagus. Microsoft tampaknya amat serius soal ini. Sebab dalam kesepakatan terbaru dengan NASA tersebut, mereka berhak memperoleh akses data sebesar 100 terabytes.
"Membuat data astronomi NASA dapat diakses publik merupakan prioritas besar kami," papar Ed Weiler dari NASA mengenai kesepakatan dengan Microsoft itu.
Info : detikNET