Partisi dan FileSystem

24 Desember 2008

PARTISI

Mempartisi harddisk artinya membagi ruang memori pada harddisk. Setiap harddisk minimal harus dipartisi satu kali dan menyesuaikan dengan sistem operasi yang akan digunakan. Sebuah komputer yang diinstal lebih dari satu sistem operasi biasanya mempunyai beberapa partisi.

Keuntungan dari partisi yang lebih dari satu antara lain dapat meminimalisir keruwetan pada sistem operasi, data dapat dibuat lebih aman, penggunaan ruang harddisk yang efisien, memudahkan back up data dan pencarian file.

Dalam sebuah harddisk memiliki beberapa tipe partisi, yaitu :

o Partisi Primary

Partisi primary merupakan partisi utama pada harddisk yang memuat sejumlah file data. Fungsi dari partisi primary ini juga sebagai partisi yang pertama kali diakses komputer untuk booting.

o Partisi Extended

Partisi Extended juga merupakan partisi utama pada harddisk. Partisi extended berfungsi untuk mengatasi keterbatasan pembagian partisi. Partisi extended tidak menangani pengolahan data secara langsung. Untuk dapat menggunakannya kita harus menciptakan partisi logical terlebih dahulu.

o Partisi Logical

Partisi logical merupakan partisi sampingan yang terdapat pada partisi extended. Partisi logical dapat menampung berbagai macam file data.

Software-software mempartisi harddiks

o FDISK

Aplikasi ini sudah ada tersedia di dalam system booting Microsoft Windows, tetapi sesuai dengan masing-masing system operasi bootingnya. Keuntungan memakai FDISK yaitu tersedia Cuma-Cuma dalam cd master window atau dibuat di disket system booting SO bersangkutan. Kekurangannya adalah kita hanya dapat membuat jenis partisi sesuai dengan SO bersangkutan. Bila kita membuat 2 partisi dalam 1 harddisk maka hasilnya 1 partisi primary dan 1 partisi logical.

o POWERQUEST PARTITION MAGIC

Keuntungan memakai Powerquest Partition Magic yaitu kita dapat membuat berbagai jenis partisi, dapat membuat 2 buah(lebih) partisi primary, dapat membuat lebih daru 2 partisi dalam 1 harddisk.

Kekurangannya yaitu kurang baik dipakai untuk yang masih awam(pemula/newbie), karena dijalankan dari windows maka dapat terjadi kerusakan partisi yang tidak kita inginkan.

FILESYSTEM

Berikut adalah filesystem yang banyak digunakan dan tentu sudah kita kenal yaitu Fat32, NTFS, Ext2, Ext3.

Definisi FAT(File Allocation table)

Apabila kita menyimpan suatu file, komputer akan menggunakan suatu sistem file untuk menyimpan file/folder tersebut ke dalam harddisk. Pada versi awal MS-DOS dan Win 3.11 Windows menggunakan sistem file Fat16. semenjak ada Win95 dan Win98 kita dapat menggunakan Fat32 apabila ukuran harddisk lebih dari 2Gb s/d 2Tb. Fat16 hanya boleh digunakan apabila ukuran harddiks kurang dari 2Gb dan dapat diaplikasikan pada versi DOS, Windows 3.11, Win95.

Kekurangan Fat16:

ü Kurangnya ruang penyimpanan. Tidak adanya tambahan program atau file terutama bagi yang menggunakan sistem dengan Win95 dan mempunyai harddisk melebihi 512Mb.

ü Tidak efektif. Ukuran cluster yang besar menyebabkan terjadinya pemborosan.

ü Tidak efisien dalam susunan file dan meminta user sering melakukan defrag agar mendapatkan cluster sebelumnya yang tidak terpakai sepenuhnya.

ü Ukuran maksimum disk yang dapat disokong Fat16 dalam satu harddisk adalah 2Gb

Cara penyimpanan data : bila suatu file disimpan atau suatu program diinstal, komputer akan menyimpan semua data mengenai aktivitas tersebut di satu kawasan kecil dalam harddisk yang dinamakan cluster. Semakin kecil ukuran cluster, semakin baik data itu disimpan dan diurus. Ukuran partisi ditentukan oleh partisi dan partisi ditentukan oleh sistem file yang ditetapkan semasa harddisk diformat.

Sector : semua disk dibagi dalam sector-sector, dan setiap sector berukuran 512 bytes. Ukuran ini merupakan ukuran standar unit disk terkecil. Sector dibentuk ketika disk diatur dalam track-track yang konsentris. Setiap track dibagi menjadi sector-sector. Masing-masing sector dapat menampung 512 bytes data.

Cluster : cluster adalah sekumpulan sector yang saling berhubungan. Ukuran cluster pada Fat16 adalah 2, 4, 8, 32 atau 64 sector. Ukuran partisi maksimum Fat16 hanya 2Gb.

Sedangkan, Fat32 dapat diaplikasikan pada Win95, WinMe,Win98, Win2000 dan WinXp

Keunggulan :

ü Menggunakan 32 bits untuk merepresentasikan cluster.

ü Fat32 menyediakan ukuran drive yang besar, sampai 2 Tb.

ü Win2000 hanya menyediakan ukuran partisi Fat32 sampai dengan 32Gb.

ü Menggunakan tempat lebih efisien.

ü Fat32 menggunakan ukuran cluster yang lebih kecil (4Kb cluster untuk ukuran drive 8Gb), lebih efisien 10 s/d 15 persen dibandingkan Fat atau Fat16. ukuran minimum untuk partisi Fat32 sekitar 260Mb.

ü Fat32 dapat menampung folder utama dan dapat digunakan backup copy dari tabel alokasi file daripada default copy. Oleh karena itu fat32 lebih tidak rentan dari kegagalan dibandingkan Fat16.

ü Fat32 lebih fleksibel.

ü Dapat mencari direktori asas (root directory) dan menggunakannya sebagai salinan backup Fat dan ini akan mengelakan komputer dari tabrakan antar program.

Keterbatasan Fat32:

ü Untuk program-program legacy yang tidak akan diinstal pada Fat32.

ü Walaupun file system Fat32 mendukung ukuran harddisk sampai 2Tb, beberapa harddisk kemungkinan tidak dapat mengisi partisi yang dapat dinyalakan lebih besar dari 7,8Gb karena keterbatasan dari sistem I/O dasar (BIOS) INT13 interface.

Definisi NTFS(New Technology File System):

Beberapa tujuan spesifik dari NTFS adalah :

ü Reliability

Satu hal yang penting dari sebuah file system yang serius adalah bahwa file system tersebut harus dapat pulih kembali dari masalah tanpa kehilangan data hasil. Disini NTFS mencegah hilangnya data dan memperkecil toleransi dari kesalahan processing.

ü Security dan Acces Control

Kelemahan dari Fat adalah ketidakmampuan mengontrol akses file atau folder dari harddisk, sehingga memungkinkan pihak luar untuk mengubah data pada suatu sistem jaringan.

ü Breaking Size Barries

Karena pada sistem Fat(Fat16) tidak dapat mempartisi lebih dari 4Gb, sedangkan NTFS didesain untuk partisi yang jauh lebih besar.

ü Storage Efficiency

NTFS lagi-lagi memperbaiki kelemahan pada Fat16 karena pada sistem ini memungkinkan terjadinya ketidakefisienan pada penyimpanan pada kapasitas harddisk. Untuk NTFS menggunakan metode lain dalam alokasi kapasitas harddisk tersebut.

ü Long File Names

NTFS memungkinkan nama sebuah file hingga 255 karakter, dibandingkan dengan Fat adalah 8+3 karakter.

ü Networking

Saat ini networking berkembang pesat dengan NTFS memungkinkan netwoking dalam skala besar.

ü Storage Fault Tolerance

Data redundant storage methods dapat diterapkan pada NTFS. Hal ini berguna dalam menjamin dan melindungi jika suatu data/berkas mengalami kerusakan dengan mengkopi ulang data yang sama dari disk mirror.

ü Multiple Data Stream.

NTFS dapat terdiri dari lebih 1 stream. Stream tambahan ini dapat berisi berbagai data, walau data itu hanya mendeskripsikan berkas atau metadata.

ü Unicode Names

Merupakan paket karakter standar yang digunakan pada NTFS dan menggantikan karakter older-single byte ASCII. Setiap karakter pada kebanyakan bahasa yang natural adalah direpresentasikan dengan double-byte number dalam paket karakter unicode.

ü Improved File Attribut Indexing

Dalam NTFS juga terdapat kemampuan untuk memberi indeks 30 pada atribut berkas, fungsinya ialah sebagai pengalokasian dan sorting.

ü Data Compression

Dalam kompresi data metode yang digunakan adalah Lempel-Ziv Compression. Dengan algoritma ini dipastikan tidak ada data yang hilang pada proses kompresi.

ü Encryption

NTFS juga menyediakan Encrypted File System atau EFS untuk perlindungan cryptografic pada berkas atau direktori.

ü Reparse Points

Dalam NTFS sebuah berkas atau direktori dapat berisi reparse point, dimana terdapat sekumpulan dari user-defined data.

Definisi Ext2(Second Extended File System):

Kemampuan dasar dari Ext2:

ü File system Ext2 mampu menyokong beberapa tipe file yang standar dari Unix, seperti regular file, directories, device special files dan symbolic links.

ü Ext2 mampu mengatur file-file system yang dibuat dalam partisi yang besar.

ü File System Ext2 mampu menghasilkan nama-nama file yang panjang maksimumnya 255 karakter.

ü Ext2 memerlukan beberapa blok untuk super user (root).

Definisi Ext3(Third Extended File System) :

Ext3 merupakan suatu journalled filesystem. Journalled filesystem didesain untuk membantu melindungi data yang ada di dalamnya. Dengan adanya journaled filesystem, maka kita tidak perlu lagi untuk melakukan pengecekan kekonsistensian data yang akan memakan waktu sangat lama bagi harddis yang berkasitas besar. Ext3 adalah suatu filesystem yang dikembangkan untuk digunakan pada sistem operasi Linux. Ext3 merupakan hasil perbaikan dari Ext2 ke dalam bentuk Ext2 yang lebih baik dengan menambahkan berbagai macam keunggulan.

Keunggulannya :

ü Availability

Ext3 tidak mendukung proses pengecekan file system bahkan ketika system yang belum dibersihkan mengalami “shutdown”, kecuali pada beberapa kesalahan hardware yang sangat jarang.

- Hal seperti ini terjadi karena data ditulis atau disimpan ke dalam disk dalam suatu cara sehingga file systemnya selalu konsisten.

- Waktu yang diperlukan untuk merecover ext3 file system setelah system yang belum dibersihkan dimatikan tidak tergantung dari ukuran file system atau jumlah file; tetapi tergantung kepada ukuran “jurnal” yang digunakan utnuk memelihara konsistensi. Jurnal dengan ukuran awal(default) membutuhkan sekitar 1 sekon untuk recover (tergantung dari kecepatan hardware.)

ü Integritas Data

- Dengan menggunakan file system ext3 kita bisa mendapatkan jaminan yang lebih kuat mengenai integritas data dalam kasus dimana sistem yang belum dibersihkan dimatikan (shutdown).

- Kita bisa memilih tipe dari level proteksi yang diterima data. Kita bisa memilih untuk menjaga agara file system tetap konsisten, tetapi tetap mengijinkan kerusakan terhadap data dalam file system dalam kasus dimatikan (shutdown) system yang belum dibersihkan, ini bisa memberikan peningkatan kecepatan pada beberapa keadaan.

- Secara alternatif kita bisa memilih untuk lebih memastikan bahwa data konsisten dengan bagian dari file system, ini berarti kita tidak akan pernah melihat “garbage data” pada file-file yang baru ditulis ulang setelah terjadi crash.

- Pilihan yang aman yakni menjaga kekonsistenan data sebagai bagian dari file system adalah pilihan default.

Perbandingan Ext2 dengan Ext3:

ü Secara umum prinsip-prinsif dalam Ext2 sama dengan Ext3. metode pengaksesan file, keamanan data dan penggunaan disk space antara kedua file system ini hampir sama.

ü Perbedaan mendasar antara kedua file system ini adalah konsep journaling file system yang digunakan pada Ext3.

ü Konsep journalin ini menyebabkan Ext2 dan Ext3 memiliki perbedaan dalam hal daya tahan dan pemulihan data dari kerusakan.

Konsep journling ini menyebabkan Ext3 jauh lebih cepat daripada Ext2 dalam malakukan pemulihandata akibat terjadinya kerusakan.

Tools Gratis utk mengembalikan File yg terhapus

Pernah menghapus file-file penting di komputer tanpa disengaja? Kasus seperti ini mungkin pernah menimpa Anda, terkadang terjadi karena kita tengah terburu-buru atau dikejar waktu.

Namun jangan khawatir, Anda bisa menggunakan tools khusus untuk mengembalikan file-file tadi. Berikut ini ada 4 tools yang bisa Anda gunakan untuk mengembalikan file yang terhapus. Tools ini dapat di-download secara gratis di internet.

1. Undelete Plus
Di antara aplikasi-aplikasi gratis yang beredar di luaran untuk mengembalikan file yang terhapus, Undelete Plus salah satu yang dapat digunakan. User interface-nya (antar muka) tergolong sangat simpel. Anda dapat mengembalikan file-file yang terhapus dengan mudah sesuai dengan tipe file, misalnya Application, GIF graphics, HTML Documents, PDF.

Tools ini beroperasi pada sistem operasi Windows 95, Windows 98, Windows Me, Windows NT, Windows 2000, Windows XP, Windows 2003 dan Windows Vista. Anda dapat men-download Undelete Plus di: http://www.undelete-plus.com/

2. Restoration
Restoration adalah salah satu aplikasi untuk mengembalikan file yang terhapus. Tools ini juga sangat mudah digunakan dan tidak perlu diinstal di komputer. Cukup download toolsnya di: http://www.snapfiles.com/get/restoration.html, lalu jalankan file executable-nya untuk mengembalikan file yang terhapus.

3. PC Inspector File Recovery
Meski user interface PC inspector File Recovery tidak begitu user friendly, aplikasi ini tergolong sangat ampuh untuk mendeteksi dan mengembalikan file yang terhapus. Sesudah dilakukan proses scanning, akan tersaji file-file yang terhapus dalam folder dengan struktur pohon (tree structure) untuk mempermudah pencarian. Dengan begitu, Anda dengan mudah dapat mencari dan memilih file/folder yang terhapus, lalu klik icon "save" untuk mengembalikan file. Tools ini dapat di-download di: http://www.pcinspector.de/Sites/file_recovery/info.htm?language=1

4. Recuva
Recuva sering disebut juga sebagai "Recover". User interface-nya sangat sederhana. Pada mode basic, tools ini akan menampilkan daftar file-file yang terhapus yang bisa dikembalikan. Jika Anda menggantinya ke mode advanced, maka proses scanning ulang akan dilakukan dan muncul pilihan untuk menampilkan informasi berisi daftar file-file yang terhapus. Tools ini dapat di-download di: http://www.recuva.com/


dikutip dari : detikNET

4 Tipe UPS, KEUNGGULAN dan KELEMAHAN

Anda mungkin sudah mengenal Uninteruptible Power Supply (UPS). Akan tetapi, seringkali orang hanya mengenal dua jenis UPS yang memang paling mudah ditemui di pasaran.

Kedua jenis tersebut adalah UPS jenis standby dan UPS jenis online. Pada kenyataannya, UPS masih memiliki beberapa jenis lainnya dengan keunggulan dan kekurangannya masing-masing.

American Power Conversion (APC), pemimpin global dalam layanan critical power dan cooling services yang juga terkenal dengan produk-produk UPSnya, memberikan informasi dan tips mengenai ragam UPS agar para pengguna dapat lebih mengenal dan memilih UPS yang sesuai dengan kebutuhannya.

Dari model rancangannya, seperti dikutip dari rilis yang diterima detikINET, Selasa (16/12/2008), UPS terbagi dalam beberapa tipe yang menghasilkan karakteristik kinerja berbeda:
Standby
Line Interactive
Double Conversion On-Line
Delta Conversion On-Line

UPS tipe Standby

Tipe ini biasa digunakan oleh para pengguna rumahan untuk disandingkan dengan PC mereka. UPS dengan tipe seperti ini mampu melakukan filtrasi terhadap gangguan daya dan pengelolaan arus, selain itu rancangannya efisien, ukurannya kecil serta murah.

UPS tipe Line Interactive

UPS tipe ini adalah yang paling sering digunakan pada unit small business, pengembang web, dan sejumlah server yang berada di departemen pemerintahan. Sebab, selain memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi, tipe ini juga memiliki kemampuan menyesuaikan voltase yang cukup baik.

UPS ini memiliki Inverter yang selalu terhubung ke output sistem UPS untuk mengubah daya dari batere ke AC. Dalam keadaan normal, Inverter akan melakukan pengisian batere. Sedangkan dalam keadaan listrik padam, Transfer Switch akan menutup dan mengalirkan daya dari batere ke output UPS.

Posisi Inverter yang selalu terhubung ke output memberi tambahan penyaring daya. Hal inilah yang membuat UPS dengan tipe ini banyak digunakan untuk server dan kondisi listrik yang tidak terlalu baik.

UPS tipe Double Conversion On-Line

Tipe ini merupakan yang paling lazim untuk UPS dengan daya lebih dari 10kVA. Tipe ini memiliki kesamaan dengan tipe Standby. Hanya saja tipe ini memiliki sumber tenaga utama yang terletak pada Inverter, bukan pada sumber listrik AC.

Pada tipe ini, terputusnya pasokan listrik utama tidak akan memicu sakelar transfer karena arus listrik AC yang masuk pada bagian input tengah melakukan pengisian pada batere yang memberikan tenaga pada Inverter yang terletak pada bagian output.

Oleh karena itu, ketika arus listrik AC terputus, arus tenaga akan segera dialihkan tanpa mengambil jeda saat pengalihan terjadi. UPS tipe ini memperlihatkan kinerja di atas rata-rata. Dapat dikatakan tipe ini mendekati gambaran ideal dari sebuah UPS, sayangnya tipe ini menghasilkan panas yang cukup tinggi.

UPS tipe Delta Conversion On-Line

Hampir sama dengan tipe Double Conversion, tipe Delta menggunakan Inverter untuk selalu memasok voltase. Saat pasokan tenaga terputus, tipe ini melakukan hal yang sama dengan tipe Double Conversion.

Delta Conversion memiliki dua fungsi, yang pertama adalah untuk mengendalikan karakteristik power input. Sedangkan fungsi yang kedua adalah untuk mengendalikan arus pada input untuk mengarahkan proses pengisian pada sistem batere.

Hal yang perlu diingat adalah tipe ini meminimalisir energi yang terbuang. Selain itu, ia memiliki kompatibilitas tinggi terhadap beragam jenis generator serta mengurangi kebutuhan akan penggunaan kabel.

Secara ringkas, keunggulan dan kekurangan tipe-tipe UPS tersebut dapat dilihat di bawah ini:

Standby
Keunggulan: biaya rendah; efisiensi tinggi; desain kompak.
Kekurangan: baterai tetap terpakai saat listrik padam; tidak cocok untuk pemakaian di atas 2kVA.
Keterangan: paling cocok untuk pengguna personal.

Line Interactive
Keunggulan: reliabilitas tinggi; efisiensi tinggi; penyesuaian voltase baik.
Kekurangan: tidak cocok untuk pemakaian di atas 5kVA.
Keterangan: tipe UPS yang paling sering digunakan dalam kondisi listrik yang tidak menentu.

Double Conversion On-Line
Keunggulan: penyesuaian voltase yang sangat baik; mudah untuk disambungkan secara paralel.
Kekurangan: efisiensi rendah; harganya mahal untuk tipe dengan daya di bawah 5kVA.
Keterangan: mendekati gambaran ideal UPS, tapi menghasilkan panas yang cukup tinggi.

Delta Conversion On-line
Keunggulan: penyesuaian voltase yang sangat baik; efisiensi tinggi.
Kekurangan: tidak cocok untuk penggunaan di bawah 5kVA.
Keterangan: efisiensi tinggi memperpanjang daur hidup perangkat saat digunakan pada sistem yang besar.


dikutip dari : detikNet

SEJARAH PERKEMBANGAN KOMPUTER

Komputer yang pertama adalah manusia karena komputer pada awalnya adalah nama pekerjaan / jabatan yang selanjutnya digantikan oleh sebuah mesin. Komputer berasal dari bahasa latin, computare, yang berarti menghitung (to comnpute), karena pada awal pembuatannya komputer dirancang dan digunakan untuk keperluan menghitung. Berikut adalah tahun-tahun dimana alat hitung terbentuk :

3000 SM ---ABACUS dari batu atau tanah liat untuk perhitungan sederhana (+ -)

1300 ---ABACUS dari kayu di Cina menjadi dasar Abacus modern

1600 --- Napier’s Bones, alat hitung yang memperkenalkan logaritma dan desimal

1642 --- Mesin Penjumlah Mekanis oleh Blaise Pascal, tersusun oleh 50 roda gigi

1673 --- Mesin Leibniz oleh G. Wilhelm Leibniz, untuk perhitungan kali bagi akar

1801 --- Mesin Tenun oleh J.M Jacuard (Prancis), dikontrol oleh kartu berlubang

1822 --- Komputer Mekanik pertama oleh C. Babbage dari Cambridge University

1832 --- Babbage memproduksi kalkulator otomatis yaitu Difference Engine yang

dapat melakukan perhitungan sederhana dalam trigonometri dan logaritma

secara otomatis.

1833 --- Babbage merancang Analitycal Engine, prinsipnya mempunyai sistem

penyimpanan dan mempunyai komponen penghitung

1834 --- Aljabar Boole oleh G. Boole, penemuan yang memberika sumbangan

besar dalam perkembangan komputer.

1890 --- Comptometer oleh Dr. Herman Hollerith, untuk merekam dan

mentabulasi data dengan menggunakan metode punch card

1908 --- Penyempurnaan metode punch card oleh James Power

1935 --- IBM 601 oleh IBM, mesin punch card dengan sebuah unit aritmatik yang

mempunyai kemampuan mengerjakan suatu multiplikasi setiap detik.

1939 --- Atanasoft Berry Computer (ABC) oleh Dr. John V. Atanasoft dan

Clifford Berry dari Iowa State University yang mempunyai kemampuan

60 kata 50 bit memori dalam bentuk kapasitor yang tersusun pada 2

piringan yang berputar untuk membantu mahasiswa fisika untuk

memperpendek waktu yang digunakan dalam perhitungan yang kompleks

1944 --- Mark I(Komputer Electromechanis) komputer digital terprogram pertama

hasil kerja sama antara Hadvard University dan IBM, tersusun atas saklar,

relay, batang putar dan kopling

1945 --- ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Calculator) komputer elek-

tronik modern pertama oleh John. W. Mauckly dan J. Presper Eckert dari

University Pennsylvania, komputer ini terdiri dari 19,000 vacuum tubes

dan 500,000 sambungan solder, serta mempunyai berat lebih dari 30 ton

1946 --- John von Neumann, adalah jenius matematika dari Princeton, mengem-

bangkan teori tentang penyimpan program dalam makalah yang berjudul

“A Preliminary Discussion of the Logical Design of an Electronic Com-

puting Instrument” . Ia adalah orang pertama yang menunjukkan kelebi-

han rangkaian berbasis biner dibanding desimal.

Komputer Von Neumann, yang dikembangkan tahun1952, merupakan

prototipe komputer skala besar saat ini

1949 --- EDSAC (Electronic Delayed Storage Automatic Computer) oleh

Cambridge University. ACE (Automatic Computer Engine) dibuat oleh

National Physical Laboratory. MADAM (Manchester Automatic Digital

Machine) oleh Manchester University dan disusul SEC (Simple

Electronik Computer) oleh London University

1950 --- UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) oleh John M. Mauckly

dan J Presper Eckert komputer pertama yang diperdagangkan sebagai

pengembangan dari ENIAC

1970 --- Muncuil era komputer mainframe, seperti IBM 7090, IBM 360 dan IBM

370

1976 --- Mulai muncul komputer skala kecil yang dimaksudkan untuk digunakan

oleh satu pengguna yang dikenal dengan Personal Komputer (PC) PC

pertama yang dibuat adalah Altair 8800. Apple merupakan salah satu PC

yang dibuat pada tahun tersebut, yang saat itu harganya $600. Selanjutnya

muncul IBM PC. Dan seterusnya.