Partisi dan FileSystem

24 Desember 2008

PARTISI

Mempartisi harddisk artinya membagi ruang memori pada harddisk. Setiap harddisk minimal harus dipartisi satu kali dan menyesuaikan dengan sistem operasi yang akan digunakan. Sebuah komputer yang diinstal lebih dari satu sistem operasi biasanya mempunyai beberapa partisi.

Keuntungan dari partisi yang lebih dari satu antara lain dapat meminimalisir keruwetan pada sistem operasi, data dapat dibuat lebih aman, penggunaan ruang harddisk yang efisien, memudahkan back up data dan pencarian file.

Dalam sebuah harddisk memiliki beberapa tipe partisi, yaitu :

o Partisi Primary

Partisi primary merupakan partisi utama pada harddisk yang memuat sejumlah file data. Fungsi dari partisi primary ini juga sebagai partisi yang pertama kali diakses komputer untuk booting.

o Partisi Extended

Partisi Extended juga merupakan partisi utama pada harddisk. Partisi extended berfungsi untuk mengatasi keterbatasan pembagian partisi. Partisi extended tidak menangani pengolahan data secara langsung. Untuk dapat menggunakannya kita harus menciptakan partisi logical terlebih dahulu.

o Partisi Logical

Partisi logical merupakan partisi sampingan yang terdapat pada partisi extended. Partisi logical dapat menampung berbagai macam file data.

Software-software mempartisi harddiks

o FDISK

Aplikasi ini sudah ada tersedia di dalam system booting Microsoft Windows, tetapi sesuai dengan masing-masing system operasi bootingnya. Keuntungan memakai FDISK yaitu tersedia Cuma-Cuma dalam cd master window atau dibuat di disket system booting SO bersangkutan. Kekurangannya adalah kita hanya dapat membuat jenis partisi sesuai dengan SO bersangkutan. Bila kita membuat 2 partisi dalam 1 harddisk maka hasilnya 1 partisi primary dan 1 partisi logical.

o POWERQUEST PARTITION MAGIC

Keuntungan memakai Powerquest Partition Magic yaitu kita dapat membuat berbagai jenis partisi, dapat membuat 2 buah(lebih) partisi primary, dapat membuat lebih daru 2 partisi dalam 1 harddisk.

Kekurangannya yaitu kurang baik dipakai untuk yang masih awam(pemula/newbie), karena dijalankan dari windows maka dapat terjadi kerusakan partisi yang tidak kita inginkan.

FILESYSTEM

Berikut adalah filesystem yang banyak digunakan dan tentu sudah kita kenal yaitu Fat32, NTFS, Ext2, Ext3.

Definisi FAT(File Allocation table)

Apabila kita menyimpan suatu file, komputer akan menggunakan suatu sistem file untuk menyimpan file/folder tersebut ke dalam harddisk. Pada versi awal MS-DOS dan Win 3.11 Windows menggunakan sistem file Fat16. semenjak ada Win95 dan Win98 kita dapat menggunakan Fat32 apabila ukuran harddisk lebih dari 2Gb s/d 2Tb. Fat16 hanya boleh digunakan apabila ukuran harddiks kurang dari 2Gb dan dapat diaplikasikan pada versi DOS, Windows 3.11, Win95.

Kekurangan Fat16:

ü Kurangnya ruang penyimpanan. Tidak adanya tambahan program atau file terutama bagi yang menggunakan sistem dengan Win95 dan mempunyai harddisk melebihi 512Mb.

ü Tidak efektif. Ukuran cluster yang besar menyebabkan terjadinya pemborosan.

ü Tidak efisien dalam susunan file dan meminta user sering melakukan defrag agar mendapatkan cluster sebelumnya yang tidak terpakai sepenuhnya.

ü Ukuran maksimum disk yang dapat disokong Fat16 dalam satu harddisk adalah 2Gb

Cara penyimpanan data : bila suatu file disimpan atau suatu program diinstal, komputer akan menyimpan semua data mengenai aktivitas tersebut di satu kawasan kecil dalam harddisk yang dinamakan cluster. Semakin kecil ukuran cluster, semakin baik data itu disimpan dan diurus. Ukuran partisi ditentukan oleh partisi dan partisi ditentukan oleh sistem file yang ditetapkan semasa harddisk diformat.

Sector : semua disk dibagi dalam sector-sector, dan setiap sector berukuran 512 bytes. Ukuran ini merupakan ukuran standar unit disk terkecil. Sector dibentuk ketika disk diatur dalam track-track yang konsentris. Setiap track dibagi menjadi sector-sector. Masing-masing sector dapat menampung 512 bytes data.

Cluster : cluster adalah sekumpulan sector yang saling berhubungan. Ukuran cluster pada Fat16 adalah 2, 4, 8, 32 atau 64 sector. Ukuran partisi maksimum Fat16 hanya 2Gb.

Sedangkan, Fat32 dapat diaplikasikan pada Win95, WinMe,Win98, Win2000 dan WinXp

Keunggulan :

ü Menggunakan 32 bits untuk merepresentasikan cluster.

ü Fat32 menyediakan ukuran drive yang besar, sampai 2 Tb.

ü Win2000 hanya menyediakan ukuran partisi Fat32 sampai dengan 32Gb.

ü Menggunakan tempat lebih efisien.

ü Fat32 menggunakan ukuran cluster yang lebih kecil (4Kb cluster untuk ukuran drive 8Gb), lebih efisien 10 s/d 15 persen dibandingkan Fat atau Fat16. ukuran minimum untuk partisi Fat32 sekitar 260Mb.

ü Fat32 dapat menampung folder utama dan dapat digunakan backup copy dari tabel alokasi file daripada default copy. Oleh karena itu fat32 lebih tidak rentan dari kegagalan dibandingkan Fat16.

ü Fat32 lebih fleksibel.

ü Dapat mencari direktori asas (root directory) dan menggunakannya sebagai salinan backup Fat dan ini akan mengelakan komputer dari tabrakan antar program.

Keterbatasan Fat32:

ü Untuk program-program legacy yang tidak akan diinstal pada Fat32.

ü Walaupun file system Fat32 mendukung ukuran harddisk sampai 2Tb, beberapa harddisk kemungkinan tidak dapat mengisi partisi yang dapat dinyalakan lebih besar dari 7,8Gb karena keterbatasan dari sistem I/O dasar (BIOS) INT13 interface.

Definisi NTFS(New Technology File System):

Beberapa tujuan spesifik dari NTFS adalah :

ü Reliability

Satu hal yang penting dari sebuah file system yang serius adalah bahwa file system tersebut harus dapat pulih kembali dari masalah tanpa kehilangan data hasil. Disini NTFS mencegah hilangnya data dan memperkecil toleransi dari kesalahan processing.

ü Security dan Acces Control

Kelemahan dari Fat adalah ketidakmampuan mengontrol akses file atau folder dari harddisk, sehingga memungkinkan pihak luar untuk mengubah data pada suatu sistem jaringan.

ü Breaking Size Barries

Karena pada sistem Fat(Fat16) tidak dapat mempartisi lebih dari 4Gb, sedangkan NTFS didesain untuk partisi yang jauh lebih besar.

ü Storage Efficiency

NTFS lagi-lagi memperbaiki kelemahan pada Fat16 karena pada sistem ini memungkinkan terjadinya ketidakefisienan pada penyimpanan pada kapasitas harddisk. Untuk NTFS menggunakan metode lain dalam alokasi kapasitas harddisk tersebut.

ü Long File Names

NTFS memungkinkan nama sebuah file hingga 255 karakter, dibandingkan dengan Fat adalah 8+3 karakter.

ü Networking

Saat ini networking berkembang pesat dengan NTFS memungkinkan netwoking dalam skala besar.

ü Storage Fault Tolerance

Data redundant storage methods dapat diterapkan pada NTFS. Hal ini berguna dalam menjamin dan melindungi jika suatu data/berkas mengalami kerusakan dengan mengkopi ulang data yang sama dari disk mirror.

ü Multiple Data Stream.

NTFS dapat terdiri dari lebih 1 stream. Stream tambahan ini dapat berisi berbagai data, walau data itu hanya mendeskripsikan berkas atau metadata.

ü Unicode Names

Merupakan paket karakter standar yang digunakan pada NTFS dan menggantikan karakter older-single byte ASCII. Setiap karakter pada kebanyakan bahasa yang natural adalah direpresentasikan dengan double-byte number dalam paket karakter unicode.

ü Improved File Attribut Indexing

Dalam NTFS juga terdapat kemampuan untuk memberi indeks 30 pada atribut berkas, fungsinya ialah sebagai pengalokasian dan sorting.

ü Data Compression

Dalam kompresi data metode yang digunakan adalah Lempel-Ziv Compression. Dengan algoritma ini dipastikan tidak ada data yang hilang pada proses kompresi.

ü Encryption

NTFS juga menyediakan Encrypted File System atau EFS untuk perlindungan cryptografic pada berkas atau direktori.

ü Reparse Points

Dalam NTFS sebuah berkas atau direktori dapat berisi reparse point, dimana terdapat sekumpulan dari user-defined data.

Definisi Ext2(Second Extended File System):

Kemampuan dasar dari Ext2:

ü File system Ext2 mampu menyokong beberapa tipe file yang standar dari Unix, seperti regular file, directories, device special files dan symbolic links.

ü Ext2 mampu mengatur file-file system yang dibuat dalam partisi yang besar.

ü File System Ext2 mampu menghasilkan nama-nama file yang panjang maksimumnya 255 karakter.

ü Ext2 memerlukan beberapa blok untuk super user (root).

Definisi Ext3(Third Extended File System) :

Ext3 merupakan suatu journalled filesystem. Journalled filesystem didesain untuk membantu melindungi data yang ada di dalamnya. Dengan adanya journaled filesystem, maka kita tidak perlu lagi untuk melakukan pengecekan kekonsistensian data yang akan memakan waktu sangat lama bagi harddis yang berkasitas besar. Ext3 adalah suatu filesystem yang dikembangkan untuk digunakan pada sistem operasi Linux. Ext3 merupakan hasil perbaikan dari Ext2 ke dalam bentuk Ext2 yang lebih baik dengan menambahkan berbagai macam keunggulan.

Keunggulannya :

ü Availability

Ext3 tidak mendukung proses pengecekan file system bahkan ketika system yang belum dibersihkan mengalami “shutdown”, kecuali pada beberapa kesalahan hardware yang sangat jarang.

- Hal seperti ini terjadi karena data ditulis atau disimpan ke dalam disk dalam suatu cara sehingga file systemnya selalu konsisten.

- Waktu yang diperlukan untuk merecover ext3 file system setelah system yang belum dibersihkan dimatikan tidak tergantung dari ukuran file system atau jumlah file; tetapi tergantung kepada ukuran “jurnal” yang digunakan utnuk memelihara konsistensi. Jurnal dengan ukuran awal(default) membutuhkan sekitar 1 sekon untuk recover (tergantung dari kecepatan hardware.)

ü Integritas Data

- Dengan menggunakan file system ext3 kita bisa mendapatkan jaminan yang lebih kuat mengenai integritas data dalam kasus dimana sistem yang belum dibersihkan dimatikan (shutdown).

- Kita bisa memilih tipe dari level proteksi yang diterima data. Kita bisa memilih untuk menjaga agara file system tetap konsisten, tetapi tetap mengijinkan kerusakan terhadap data dalam file system dalam kasus dimatikan (shutdown) system yang belum dibersihkan, ini bisa memberikan peningkatan kecepatan pada beberapa keadaan.

- Secara alternatif kita bisa memilih untuk lebih memastikan bahwa data konsisten dengan bagian dari file system, ini berarti kita tidak akan pernah melihat “garbage data” pada file-file yang baru ditulis ulang setelah terjadi crash.

- Pilihan yang aman yakni menjaga kekonsistenan data sebagai bagian dari file system adalah pilihan default.

Perbandingan Ext2 dengan Ext3:

ü Secara umum prinsip-prinsif dalam Ext2 sama dengan Ext3. metode pengaksesan file, keamanan data dan penggunaan disk space antara kedua file system ini hampir sama.

ü Perbedaan mendasar antara kedua file system ini adalah konsep journaling file system yang digunakan pada Ext3.

ü Konsep journalin ini menyebabkan Ext2 dan Ext3 memiliki perbedaan dalam hal daya tahan dan pemulihan data dari kerusakan.

Konsep journling ini menyebabkan Ext3 jauh lebih cepat daripada Ext2 dalam malakukan pemulihandata akibat terjadinya kerusakan.

Tools Gratis utk mengembalikan File yg terhapus

Pernah menghapus file-file penting di komputer tanpa disengaja? Kasus seperti ini mungkin pernah menimpa Anda, terkadang terjadi karena kita tengah terburu-buru atau dikejar waktu.

Namun jangan khawatir, Anda bisa menggunakan tools khusus untuk mengembalikan file-file tadi. Berikut ini ada 4 tools yang bisa Anda gunakan untuk mengembalikan file yang terhapus. Tools ini dapat di-download secara gratis di internet.

1. Undelete Plus
Di antara aplikasi-aplikasi gratis yang beredar di luaran untuk mengembalikan file yang terhapus, Undelete Plus salah satu yang dapat digunakan. User interface-nya (antar muka) tergolong sangat simpel. Anda dapat mengembalikan file-file yang terhapus dengan mudah sesuai dengan tipe file, misalnya Application, GIF graphics, HTML Documents, PDF.

Tools ini beroperasi pada sistem operasi Windows 95, Windows 98, Windows Me, Windows NT, Windows 2000, Windows XP, Windows 2003 dan Windows Vista. Anda dapat men-download Undelete Plus di: http://www.undelete-plus.com/

2. Restoration
Restoration adalah salah satu aplikasi untuk mengembalikan file yang terhapus. Tools ini juga sangat mudah digunakan dan tidak perlu diinstal di komputer. Cukup download toolsnya di: http://www.snapfiles.com/get/restoration.html, lalu jalankan file executable-nya untuk mengembalikan file yang terhapus.

3. PC Inspector File Recovery
Meski user interface PC inspector File Recovery tidak begitu user friendly, aplikasi ini tergolong sangat ampuh untuk mendeteksi dan mengembalikan file yang terhapus. Sesudah dilakukan proses scanning, akan tersaji file-file yang terhapus dalam folder dengan struktur pohon (tree structure) untuk mempermudah pencarian. Dengan begitu, Anda dengan mudah dapat mencari dan memilih file/folder yang terhapus, lalu klik icon "save" untuk mengembalikan file. Tools ini dapat di-download di: http://www.pcinspector.de/Sites/file_recovery/info.htm?language=1

4. Recuva
Recuva sering disebut juga sebagai "Recover". User interface-nya sangat sederhana. Pada mode basic, tools ini akan menampilkan daftar file-file yang terhapus yang bisa dikembalikan. Jika Anda menggantinya ke mode advanced, maka proses scanning ulang akan dilakukan dan muncul pilihan untuk menampilkan informasi berisi daftar file-file yang terhapus. Tools ini dapat di-download di: http://www.recuva.com/


dikutip dari : detikNET

4 Tipe UPS, KEUNGGULAN dan KELEMAHAN

Anda mungkin sudah mengenal Uninteruptible Power Supply (UPS). Akan tetapi, seringkali orang hanya mengenal dua jenis UPS yang memang paling mudah ditemui di pasaran.

Kedua jenis tersebut adalah UPS jenis standby dan UPS jenis online. Pada kenyataannya, UPS masih memiliki beberapa jenis lainnya dengan keunggulan dan kekurangannya masing-masing.

American Power Conversion (APC), pemimpin global dalam layanan critical power dan cooling services yang juga terkenal dengan produk-produk UPSnya, memberikan informasi dan tips mengenai ragam UPS agar para pengguna dapat lebih mengenal dan memilih UPS yang sesuai dengan kebutuhannya.

Dari model rancangannya, seperti dikutip dari rilis yang diterima detikINET, Selasa (16/12/2008), UPS terbagi dalam beberapa tipe yang menghasilkan karakteristik kinerja berbeda:
Standby
Line Interactive
Double Conversion On-Line
Delta Conversion On-Line

UPS tipe Standby

Tipe ini biasa digunakan oleh para pengguna rumahan untuk disandingkan dengan PC mereka. UPS dengan tipe seperti ini mampu melakukan filtrasi terhadap gangguan daya dan pengelolaan arus, selain itu rancangannya efisien, ukurannya kecil serta murah.

UPS tipe Line Interactive

UPS tipe ini adalah yang paling sering digunakan pada unit small business, pengembang web, dan sejumlah server yang berada di departemen pemerintahan. Sebab, selain memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi, tipe ini juga memiliki kemampuan menyesuaikan voltase yang cukup baik.

UPS ini memiliki Inverter yang selalu terhubung ke output sistem UPS untuk mengubah daya dari batere ke AC. Dalam keadaan normal, Inverter akan melakukan pengisian batere. Sedangkan dalam keadaan listrik padam, Transfer Switch akan menutup dan mengalirkan daya dari batere ke output UPS.

Posisi Inverter yang selalu terhubung ke output memberi tambahan penyaring daya. Hal inilah yang membuat UPS dengan tipe ini banyak digunakan untuk server dan kondisi listrik yang tidak terlalu baik.

UPS tipe Double Conversion On-Line

Tipe ini merupakan yang paling lazim untuk UPS dengan daya lebih dari 10kVA. Tipe ini memiliki kesamaan dengan tipe Standby. Hanya saja tipe ini memiliki sumber tenaga utama yang terletak pada Inverter, bukan pada sumber listrik AC.

Pada tipe ini, terputusnya pasokan listrik utama tidak akan memicu sakelar transfer karena arus listrik AC yang masuk pada bagian input tengah melakukan pengisian pada batere yang memberikan tenaga pada Inverter yang terletak pada bagian output.

Oleh karena itu, ketika arus listrik AC terputus, arus tenaga akan segera dialihkan tanpa mengambil jeda saat pengalihan terjadi. UPS tipe ini memperlihatkan kinerja di atas rata-rata. Dapat dikatakan tipe ini mendekati gambaran ideal dari sebuah UPS, sayangnya tipe ini menghasilkan panas yang cukup tinggi.

UPS tipe Delta Conversion On-Line

Hampir sama dengan tipe Double Conversion, tipe Delta menggunakan Inverter untuk selalu memasok voltase. Saat pasokan tenaga terputus, tipe ini melakukan hal yang sama dengan tipe Double Conversion.

Delta Conversion memiliki dua fungsi, yang pertama adalah untuk mengendalikan karakteristik power input. Sedangkan fungsi yang kedua adalah untuk mengendalikan arus pada input untuk mengarahkan proses pengisian pada sistem batere.

Hal yang perlu diingat adalah tipe ini meminimalisir energi yang terbuang. Selain itu, ia memiliki kompatibilitas tinggi terhadap beragam jenis generator serta mengurangi kebutuhan akan penggunaan kabel.

Secara ringkas, keunggulan dan kekurangan tipe-tipe UPS tersebut dapat dilihat di bawah ini:

Standby
Keunggulan: biaya rendah; efisiensi tinggi; desain kompak.
Kekurangan: baterai tetap terpakai saat listrik padam; tidak cocok untuk pemakaian di atas 2kVA.
Keterangan: paling cocok untuk pengguna personal.

Line Interactive
Keunggulan: reliabilitas tinggi; efisiensi tinggi; penyesuaian voltase baik.
Kekurangan: tidak cocok untuk pemakaian di atas 5kVA.
Keterangan: tipe UPS yang paling sering digunakan dalam kondisi listrik yang tidak menentu.

Double Conversion On-Line
Keunggulan: penyesuaian voltase yang sangat baik; mudah untuk disambungkan secara paralel.
Kekurangan: efisiensi rendah; harganya mahal untuk tipe dengan daya di bawah 5kVA.
Keterangan: mendekati gambaran ideal UPS, tapi menghasilkan panas yang cukup tinggi.

Delta Conversion On-line
Keunggulan: penyesuaian voltase yang sangat baik; efisiensi tinggi.
Kekurangan: tidak cocok untuk penggunaan di bawah 5kVA.
Keterangan: efisiensi tinggi memperpanjang daur hidup perangkat saat digunakan pada sistem yang besar.


dikutip dari : detikNet

SEJARAH PERKEMBANGAN KOMPUTER

Komputer yang pertama adalah manusia karena komputer pada awalnya adalah nama pekerjaan / jabatan yang selanjutnya digantikan oleh sebuah mesin. Komputer berasal dari bahasa latin, computare, yang berarti menghitung (to comnpute), karena pada awal pembuatannya komputer dirancang dan digunakan untuk keperluan menghitung. Berikut adalah tahun-tahun dimana alat hitung terbentuk :

3000 SM ---ABACUS dari batu atau tanah liat untuk perhitungan sederhana (+ -)

1300 ---ABACUS dari kayu di Cina menjadi dasar Abacus modern

1600 --- Napier’s Bones, alat hitung yang memperkenalkan logaritma dan desimal

1642 --- Mesin Penjumlah Mekanis oleh Blaise Pascal, tersusun oleh 50 roda gigi

1673 --- Mesin Leibniz oleh G. Wilhelm Leibniz, untuk perhitungan kali bagi akar

1801 --- Mesin Tenun oleh J.M Jacuard (Prancis), dikontrol oleh kartu berlubang

1822 --- Komputer Mekanik pertama oleh C. Babbage dari Cambridge University

1832 --- Babbage memproduksi kalkulator otomatis yaitu Difference Engine yang

dapat melakukan perhitungan sederhana dalam trigonometri dan logaritma

secara otomatis.

1833 --- Babbage merancang Analitycal Engine, prinsipnya mempunyai sistem

penyimpanan dan mempunyai komponen penghitung

1834 --- Aljabar Boole oleh G. Boole, penemuan yang memberika sumbangan

besar dalam perkembangan komputer.

1890 --- Comptometer oleh Dr. Herman Hollerith, untuk merekam dan

mentabulasi data dengan menggunakan metode punch card

1908 --- Penyempurnaan metode punch card oleh James Power

1935 --- IBM 601 oleh IBM, mesin punch card dengan sebuah unit aritmatik yang

mempunyai kemampuan mengerjakan suatu multiplikasi setiap detik.

1939 --- Atanasoft Berry Computer (ABC) oleh Dr. John V. Atanasoft dan

Clifford Berry dari Iowa State University yang mempunyai kemampuan

60 kata 50 bit memori dalam bentuk kapasitor yang tersusun pada 2

piringan yang berputar untuk membantu mahasiswa fisika untuk

memperpendek waktu yang digunakan dalam perhitungan yang kompleks

1944 --- Mark I(Komputer Electromechanis) komputer digital terprogram pertama

hasil kerja sama antara Hadvard University dan IBM, tersusun atas saklar,

relay, batang putar dan kopling

1945 --- ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Calculator) komputer elek-

tronik modern pertama oleh John. W. Mauckly dan J. Presper Eckert dari

University Pennsylvania, komputer ini terdiri dari 19,000 vacuum tubes

dan 500,000 sambungan solder, serta mempunyai berat lebih dari 30 ton

1946 --- John von Neumann, adalah jenius matematika dari Princeton, mengem-

bangkan teori tentang penyimpan program dalam makalah yang berjudul

“A Preliminary Discussion of the Logical Design of an Electronic Com-

puting Instrument” . Ia adalah orang pertama yang menunjukkan kelebi-

han rangkaian berbasis biner dibanding desimal.

Komputer Von Neumann, yang dikembangkan tahun1952, merupakan

prototipe komputer skala besar saat ini

1949 --- EDSAC (Electronic Delayed Storage Automatic Computer) oleh

Cambridge University. ACE (Automatic Computer Engine) dibuat oleh

National Physical Laboratory. MADAM (Manchester Automatic Digital

Machine) oleh Manchester University dan disusul SEC (Simple

Electronik Computer) oleh London University

1950 --- UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) oleh John M. Mauckly

dan J Presper Eckert komputer pertama yang diperdagangkan sebagai

pengembangan dari ENIAC

1970 --- Muncuil era komputer mainframe, seperti IBM 7090, IBM 360 dan IBM

370

1976 --- Mulai muncul komputer skala kecil yang dimaksudkan untuk digunakan

oleh satu pengguna yang dikenal dengan Personal Komputer (PC) PC

pertama yang dibuat adalah Altair 8800. Apple merupakan salah satu PC

yang dibuat pada tahun tersebut, yang saat itu harganya $600. Selanjutnya

muncul IBM PC. Dan seterusnya.

Cara aman mengotak-atik Setting BIOS PC

23 Desember 2008

Bila Windows adalah wajah ramah yang ditampilkan proyek-proyek komputer kepada dunia, maka BIOS adalah sisi gelap bawah sadar yang bertugas untuk berpikir. BIOS (Basic Input/Output System) adalah kode untuk fungsi-fungsi fundamental PC, seperti mengumpulkan ketukan tombol dari keyboard atau meletakkan pixel ke layar.

Program kecil ini bekerja di balik layar, menterjemahkan perintah Windows yang people-friendly menjadi angka nol dan satu yang hanya dimengerti oleh hardware Anda. Dan sebagaimana alam Bawah sadar manusia, BIOS bisa berpengaruh sangat kuat pada tingkah laku dan kinerja PC Anda.

Update BIOS

Ketika teknologi baru muncul dan bug tua ditemukan, para pembuat komputer sering menerbitkan versi BIOS yang telah diupdate yang dapat mengatasi problem dan meningkatkan kinerja. Periksa situs Web pembuat PC Anda mengenai update terbaru. Namun pertama-tama pastikan Anda memiliki nomor versi terbaru BIOS; biasanya muncul sekilas di monitor Anda tepat setelah Anda menyalakan sistem. (Tekan tombol Pause bila kilasannya terlalu cepat.)

Mengupdate BIOS mudah, tetapi Anda harus melakukannya dengan hati-hati. Biasanya Anda perlu menjalankan program kecil dari floppy disk saja. Namun bila terjadi masalah, Anda hanya bisa meratapi motherboard yang tidak bisa lagi Anda gunakan. Jadi pastikan bahwa sebelumnya Anda telah membaca semua instruksi di file readme BIOS update, dan selalu lakukan persis seperti apa yang petunjuk-petunjuk itu katakan.

Utility Setup

Jika BIOS adalah bawah sadar PC, maka Utiliti Setup merupakan pondasi untuk membangun karakter PC. Utiliti tersebut memiliki setting user untuk mengontrol harddisk, memori, kartu-kartu grafis, power saving, port USB, dan hardware lain. Program tersebut biasanya disertakan dalam disk, tetapi sekarang sudah tersimpan dalam chip ROM yang sama dengan BIOS PC.

Karena utiliti Setup dibuat oleh pembuat BIOS dan berada dalam chip yang sama dengan BIOS, ini sering disebut utiliti BIOS Setup. Dan karena utiliti ini menyimpan settingnya di chip clock/calendar -- chip complementary metal-oxide semiconductor, atau CMOS -- maka sering pula disebut sebagai program Setup CMOS. (Chip CMOS memiliki batere sendiri untuk memelihara setting chip sekalipun PC dimatikan.)

Utiliti Setup memiliki setting hardware yang berlimpah, mulai dari yang terlihat nyata, seperti setting waktu di clock PC, sampai yang tidak kelihatan, seperti jumlah "wait states" yang mengkoordinasi aliran data antara RAM dan CPU.

Teknis Setup BIOS

Hal Pertama yang perlu anda ingat sebelum lakukan setup BIOS adalah jangan sampai merusak.

Ketika bekerja dengan utiliti Setup PC, gunakan petunjuk praktis yang sama diajarkan pada awal bedah otak: ”Bila anda tidak tahu apa yang sedang anda lakukan, maka lebih baik jangan berurusan dengannya”. Kecerobohan mengubah wait state atau setting lainnya dapat menurunkan kinerja atau bahkan menyebabkan sistem mengalami crash.

Jika Anda mengira Anda telah tanpa sengaja mengubah setting ketika sedang bekerja dengan utility Setup, segera berhenti dan mulailah dari awal lagi. Semua utiliti Setup memiliki pilihan menu yang memungkinkan Anda keluar tanpa menyimpan perubahan. Anda mungkin melihat pula pilihan untuk mengembalikan setting ke nilai defaultnya. Abaikan opsi ini: Bila vendor PC Anda telah melakukan fine-tune terhadap sistem, setting default si pembuat BIOS mungkin membuatnya menjadi tidak optimal.

Backup setting-setting Anda sebelum membuat perubahan. Bila batere yang menghidupi chip clock/calendar mati, setting-setting Anda mati bersamanya. Bila utiliti Setup Anda mempunyai opsi backup, gunakanlah. Jika tidak, catat setting di kertas -- atau tekan key Print Screen untuk masing-masing layar di utiliti tersebut (tetapi ini tidak selalu berfungsi).


Apa yang dicari?

Sebelum anda mulai, baca sampai selesai user manual yang menyertai PC atau motherboard. Banyak manual menawarkan penjelasan singkat masing-masing setting. Setting bervariasi menurut manufaktur dan model, namun Anda seharusnya menemukan ini di hampir semua PC:

Optimalisasi dan kompatibilitas setting: Utiliti Setup sering berisi setting-setting untuk kinerja hardware. Kadang-kadang ini tidak diatur secara optimal di pabrik, utamanya pada PC yang dibuat berdasar pesanan atau generik. Scan seluruh program Setup. Setting modus AGP dan setting DMA merupakan kandidat utama untuk dioptimalisasi. Setting-setting ini juga berguna untuk troubleshooting hardware yang baru diinstall: Menonaktifkan atau menurunkan setting yang diberikan bisa memicu ketidak-kompatibelan kartu grafis, CD-ROM drive, atau peranti lain yang terjadi sebelumnya.

Setting harddisk: Anda akan menemukan tabel, biasanya pada halaman ke-2 atau Advanced dan dengan judul "IDE", yang mendaftar semua parameter konfigurasi untuk EIDE harddisk yang secara langsung terkoneksi ke motherboard. (SCSI harddisk dan EIDE harddisk yang tidak punya kartu ekspansi akan menjalankan program konfigurasinya sendiri.) Sementara kebanyakan PC yang dibuat selama beberapa tahun terakhir dapat dengan mulus mendeteksi dan mengkonfigurasi harddisk baru, sebagian memerlukan instalasi manual. Baca dokumentasi disk baru Anda mengenai prosedur tsb dan gunakan opsi-opsi on-screen untuk membuat perubahan di tabel ini.

Floppy disk: Opsi ini memungkinkan Anda menyetel tipe floppy drive (3,5 inci, 1,44MB, sebagai contoh) yang telah Anda tetapkan sebagai drive A: atau B: Anda. Ini merupakan setting yang perlu diperiksa jika Anda mengalami problem floppy-drive. Sebagian utiliti Setup mempunyai setting sekuriti `Floppy Read only` tersendiri yang mencegah data Anda dituliskan ke floppy disk dan dihapus dari PC.

Urutan booting: Setting ini menentukan mana yang pertama kali dilihat PC ketika instruksi boot-up. Contoh: `A: kemudian C:`, `C: kemudian A:`, atau `C:, Zip drive`. Untuk booting dari CD-ROM drive, Zip, atau LS-120, Anda sepertinya harus mengubah setting ini.

Proteksi password: Bila ini diaktifkan, BIOS akan menanyakan password sebelum booting up. Sangat berhati-hatilah dengan yang satu ini: Bila melupakan password, Anda terpaksa mereset jumper motherboard atau mencopot batere CMOS, yang akan menyebabkan Anda kehilangan semua setting, atau Anda bahkan harus membeli motherboard baru.

Setting IRQ: Bila Anda butuh setting IRQ ekstra untuk hardware baru, Anda perlu membebaskan satu IRQ dengan menonaktifkan feature yang tidak digunakan, seperti port serial, port paralel, atau port USB.

Setting port paralel: Pilih modus yang paling cocok untuk hardware. Modus ECP atau EPP dapat sangat mempercepat printer dan peranti lain.

Kipas RPM dan temperatur CPU: Dua parameter kritis ini sebaiknya dicentang secara periodik untuk memastikan mereka berfungsi dengan benar.

Bantuan Hardware Offline

Internet sangat bagus untuk menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan hardware, tetapi menyelidiki situs-situs Web untuk mendapatkan nasihat yang bisa dipercaya cukup menghabiskan waktu. Kadangkala cara tercepat untuk mendapat jawaban adalah cara gaya kuno: dengan buku referensi yang baik. Di bawah ini adalah dua yang terbaik.

Upgrading and Repairing PCs (www.upgradingandrepairingpcs.com) karya Scott Mueller (US$ 60) merupakan buku klasik yang mencakup segala sesuatu yang Anda butuhkan tentang PC dan hal-hal yang mungkin Anda tidak ketahui. Bila Anda mencari referensi menyeluruh, keluasan dan kedalaman judul ini belum terkalahkan ( www.quepublishing.com).

PC Hardware in a Nutshell (www.oreilly.com/catalog/pchardnut2) oleh Barbara Fritchman Thompson dan Robert Bruce Thompson (US$ 40) merupakan panduan praktis yang bagus untuk membeli dan menggunakan PC. Dimuati dengan nasehat bergaya ringkas yang secara jelas memberikan informasi yang Anda perlukan, tanpa Anda harus mencari-carinya.

BIOS (Basic Input Output System)

Program BIOS adalah program kontroler standard yang terpasang dalam motherboard. Program ini disimpan dalam chip IC yang disebut ROM (Read Only Memory) dan selalu bekerja mengontrol hardware yang terpasang pada motherboard meskipun komputer tidak dipakai (dimatikan). Hal ini dimungkinkan oleh adanya batere kecil yang terpasang pada motherboard.

Orang sering menyebut chip IC ini dengan sebutan IC ROM BIOS. Pada saat selesai merakit komputer, program ini harus diatur sesuai dengan jenis-jenis peralatan elektronik yang akan dihubungkan dengan motherboard. Selanjutnya setiap saat program BIOS akan selalu mengontrol perangkat keras yang terpasang meskipun komputer anda matikan. Kontrol setiap saat ini memungkinkan komputer selalu siap pakai pada saat komputer anda nyalakan. Pada kondisi batere kecil lemah, biasanya peengaturan pada program BIOS ini hilang, sehingga anda sulit mempergunakan komputer. Anda harus kembali mengatur ulang program BIOS seperti yang anda lakukan pada waktu merakit komputer.

ROM BIOS terdiri dari beberapa macam, antara lain :

- ROM AMI BIOS

- ROM ISA BIOS

- ROM MR BIOS

- ROM WIN BIOS

- dll

Biasanya untuk masuk mode setup BIOS seperti CMOS BIOS, AMI BIOS serta beberapa mode BIOS lain, maka pada saat komputer pertama kali diaktifkan kita bisa menekan tombol del.

Untuk setup mode IBM BIOS kita harus menekan tombol F1 atau F10, sedangkan untuk BIOS Setup mainboad dengan Chip Intel ada yang menggunakan tombol F2, sedangkan untuk mode setup mesin Compaq lama, user terlebih dulu harus memasukkan disket setup BIOS-nya, agar bisa melakukan setting yang diinginkan.

Prinsip Kerja Komputer

Cara Kerja Komputer

Setiap kali sebuah komputer diaktifkan, maka sebuah proses yang disebut booting akan terjadi pertama kali. Ada tiga tahap proses dalam proses booting, yaitu CPU reset, Power-On-Self-Test (POST), dan disk boot.
  1. CPU RESET : CPU reset merupakan proses yang dilakukan PC pertama kali. Hal ini karena CPU merupakan komponen yang paling penting. Maka CPU reset dilakukan pertama untuk memulai semua aktifitas. CPU reset biasanya dipicu oleh tombol power, namun bisa juga dilakukan dari jaringan atau sistem lainnya. Setelah CPU aktif maka Basic Input Output System (BIOS) akan aktif juga. BIOS bekerja melayani pergerakan data diseputar komputer karena disinilah informasi sistem input dan output ditentukan. BIOS dapat dilindungi dengan menggunakan password untuk dapat mulai bekerja. Jadi tanpa password BIOS yang benar komputer tidak akan bekerja. Pada BIOS terdapat program yang bernama Power-On-Self-Test (POST).
  2. POST : Akan melakukan testing terhadap komponen dasar dari komputer. Ketika CPU mengaktifkan BIOS, program POST di jalankan. Yang pertama kali diperiksa oleh POST adalah integritas CPU dan program POST itu sendiri. Selebihnya, program POST akan memeriksa disk drive, monitor, RAM, dan keyboard. Pada saat BIOS sudah aktif dan POST belum selesai dilakukan, Anda dapat menginterupsi proses booting dan melakukan konfigurasi CMOS. CMOS merupakan memori kecil untuk menyimpan BIOS beserta konfigurasi pentingnya seperti media yang melakukan booting, pengaturan processor, memori, dan banyak lagi. Di sini juga disimpan waktu dan penanggalan yang akurat untuk komputer tersebut. CMOS dilengkapi dengan batere khusus agar data-data di dalamnya tidak hilang.
  3. DISK BOOT : Disk boot dibutuhkan setelah POST selesai karena komputer telah siap untuk menjalankan sistem operasi yang sangat berguna untuk menghubungkan manusia dengan komputer. Menjalankan sistem operasi diperlukan sebuah sistem inisialisasi awal yang akan menggabungkan semua fungsi komputer menjadi satu dan siap digunakan. Sistem awal ini kemudian disimpan dalam media yang dapat dibaca komputer. Media ini disebut dengan istilah disk boot. Untuk melanjutkan penggunaan komputer, disk boot mutlak harus ada apapun medianya. Pengaturan media mana yang akan menjadi disk boot bisa Anda lakukan di dalam BIOS. Setelah semuanya selesai, Anda sudah siap untuk menggunakan komputer.
  4. LOADING SISTEM OPERASI : Setelah tiga proses awal dilalui, maka komputer akan dikendalikan menggunakan sistem operasi. Seperti Anda ketahui, banyak sekali sistem operasi yang beredar saat ini, seperti sistem operasi Windows, Linux, dll. Tiga hal penting yang harus dimengerti tentang sistem operasi adalah cara kerja sistem operasi itu sendiri (kernel), file system, dan user interface (shell), dan jangan lupakan aplikasi yang berjalan di atasnya. Cara kerja sistem operasi windows meliputi pengertian tentang sistem account pada Windows NT dan keluarganya, file access control, registry, sistem logging, dan banyak lagi. Semuanya memiliki tingkat kepentingan yang sama, namun umumnya sistem logging dan registry merupakan komponen yang akan sering dilihat. Sistem logging merupakan komponen dokumentasi penggunaan komputer karena pada log inilah tercatat semua pergerakan data. Di dalam sistem operasi Windows NT/2000/XP, logging disimpan dalam direktori “%systemroot%\system32\config\” (c:\winnt\system32\config\). File-file log yang ada di dalamnya termasuk file Appevent.evt (berisi catatan-catatan penggunaan aplikasi), Secevent.evt (merekam aktifitas yang berhubungan dengan security termasuk login), Sysevent.evt (mencatat semua kejadian-kejadian yang berhubungan dengan sistem seperti misalnya waktu shutdown). Selain file-file ini masih banyak lagi file log yang tersedia untuk bisa diamati/dilihat ulang kembali.


Bagi seorang penyidik (pencari bukti kejahatan) registry ini merupakan salah satu komponen penting dalam penyidikan digital. Sistem Windows menggunakan registry untuk menyimpan konfigurasi sistem dan detail penggunaan sistem operasi. Jadi dari key-key yang ada di dalam registry, banyak informasi yang bisa Anda dapatkan seperti kapan waktu akses sebuah aplikasi, file apa yang diakses menggunakan aplikasi tersebut, di mana letak file yang diakses, dan banyak lagi. Untuk melihat-lihat isi registry biasanya digunakan program sederhana bawaan Windows yaitu Regedt32 (regedit).

Memahami file system berguna untuk mengetahui bagaimana data-data Anda disusun di dalam harddisk, data apa saja yang dimodifikasi, data apa saja yang disembunyikan, data apa saja yang telah di hapus, sistem partisi harddisk, dan banyak lagi. FAT, NTFS dan WinFS merupakan file system yang digunakan oleh Windows. Proses pengumpulan bukti digital dari file system biasanya adalah seputar recovery data yang telah terhapus dan pemeriksaan data-data yang dimodifikasi.

Recovery file yang telah dihapus menjadi sangat penting dalam penyidikan karena dapat mengorek kembali informasi-informasi lama yang sengaja maupun tidak sengaja di hapus. Biasanya proses ini mengandalkan program recovery seperti misalnya Ontrack. Easy-Recovery Pro atau DataLifter. Cukup banyak jenis-jenis data yang dapat dikembalikan dengan menggunakan aplikasi ini.

File dan data yang telah dimodifikasi juga dapat dilihat dengan menyelidiki informasi yang terkandung dalam file system FAT, NTFS atau WinFS. Ketika sebuah file masuk kedalam PC melalui media apapun, sebuah sistem penanda dari file system akan diberikan pada file tersebut. Sistem penanda ini disebut datetime stamp. Penanda ini berisi tanggal dan waktu dimana file tersebut pertama kali masuk ke dalam PC. Ketika file tersebut diakses, dimodifikasi, atau dipindahkan tempatnya, date-time stamp akan berubah untuk menandai aksi-aksi ini.

FAT, NTFS dan WinFS mempunyai karakteristik sendiri dalam melakukan penandaan ini dan mengumpulkannya menjadi sebuah informasi. Dengan memahami karakteristik ini, para penyidik dapat mengetahui aksi-aksi apa yang telah terjadi terhadap file-file bukti dan kapan hal tersebut terjadi. Aplikasi seperti Encase Forensic Edition dapat melayani Anda dalam melakukan penyidikan jenis ini.

Langkah-Langkah Perakitan PC

Step-By-Step Merakit PC

  • Peralatan utama yang anda butuhkan untuk merakit PC adalah obeng.
  • Sebaiknya 1 set obeng lengkap. Apabila tidak memungkinkan, sebuah obeng (+) dan (-) berkualitas baik sudah memadai.
  • Hal lain yang perlu diperhatikan ialah hindari listrik statis dari tubuh anda. Karena komponen PC termasuk sensitive terhadap gangguan yang bersifat elektrik, sehingga bisa menyebabkan kerusakan komponen PC. Meskipun kasus ini jarang terjadi.
  • Untuk menghindarinya anda bisa menggunakan gelang anti staikt atau dengan menyentuh bagian casing yang logamnya.

Satu hal yang harus anda ingat sebelum merakit ialah :

Jangan menyambungkan catu daya(power supply) pada casing dengan jala-jala listrik sebelum anda yakin benar bahwa semua komponen telah selesai dipasang dengan benar.



Langkah-langkah Perakitan :

  1. Langkah pertama menyiapkan casing dan memasang power supply

  2. Langkah kedua adalah memasang mainboard.

  3. Pasang prosessor, pasta, dan heatsink.
  4. Berikutnya adalah memasang modul memori.
  5. Langkah selanjutnya adalah memasang floppy disk, hard disk, & CD-ROM drive.
  6. Memasang konektor power.
  7. Langkah berikutnya adalah memasang kabel-kabel data.
  8. Langkah berikut adalah memasang kabel power untuk PC dan monitor. Mouse dan keyboard juga dipasang. Kalau semua beres, coba tekan tombol power untuk menghidupkan komputer, dan dilayar akan muncul tampilan. Tentu Anda harus menyesuaikan BIOS dengan komponen yang ada. Biasanya ini dilakukan dengan menekan tombol Del atau F2 untuk melakukan setup BIOS.
  9. Kalau bingung, pergilah ke buku petunjuk motherboard. Disana ada petunjuk untuk melakukannya.
  10. Kalau hard disk sudah dikenali, Anda tinggal memformatnya dan menginstall sistem operasi (Windows XP, Windows Vista, Linux atau yang lainnya).
  11. Kemudian meng-install driver untuk motherboard, graphics card, dan driver lainnya, kemudian baru menginstall program-program kesayangan Anda.

Nah selesai juga akhirnya, bagi yang belum bisa ya dicoba terus sampai bisa, kalo bener-bener ga bisa...tanya aja ma Uncle Google.

Persiapan Instalasi PC

PERSIAPAN

Sebelum merakit PC ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan agar dapat melakukan perakitan dengan efisien dan efektif, yaitu :

  1. Dokumentasi PC atau komponen-komponen (termasuk informasi yang berupa peringatan)
  2. Wadah untuk meletakkan mur pada saat instalasi.
  3. Obeng yang sesuai
  4. Kertas dan pulpen untuk mencatat atau menggambar diagram atau informasi dari PC lain sebagai perbandingan dalam perakitan PC.
  5. Ruang yang cukup untuk bekerja (dengan penerangan yang baik).
  6. Pelindung siku antistatic (jika ada).
  7. Pastikan power tidak terhubung dengan sumber listrik.




Setelah hal-hal diatas telah dipersiapkan, maka kita bisa memulai perakitan dengan memperhatikan :
  1. Apakah PC masih Garansi. Jika ya, pikirkan kembali untuk membuka PC. Karena bila tanda garansi dibuka akan menonaktifkan garansi yang berlaku.
  2. Temukan tempat yang cukup luas, tempat yang bersih dengan penerangan yang baik.
  3. Pastikan peralatan yang ada dapat digunakan termasuk wadah untuk mur, peralatan dan benda-benda kecil lainnya.
  4. Matikan PC dan semua yang berhubungan dengannya.
  5. Pindahkan monitor kesamping.
  6. Buka mur dan covernya.

Gambarkan susunan komponen sebelum membongkar sesuatu didalam PC seperti :
  1. Tipe dan peletakan dari berbagai kabel.
  2. Lokasi dan status dari DIP switch dan jumper.
  3. Koneksi pada motherboard, termasuk power supply, speaker dan keyboard.

Mulailah membuka komponen baru anda dari box-nya:

  1. Keluarkan mainboard, letakkan pada tempat yang bersih dan aman.
  2. Keluarkan drive termasuk mur dan kabelnya, letakkan pada tempat yang bersih dan aman.
  3. Keluarkan power supply.
  4. Keluarkan CPU/Processor dari socketnya.
  5. Keluarkan motherboard jika diperlukan dan letakkan pada antistatic field yang lembut.
  6. Lihat kembali komponen yang telah dibuka

1. Obeng (screwdriver) Ada berbagai jenis obeng yang dapat dipergunakan dalam merakit komputer, antara lain :

Straight slot

Straight slot merupakan obeng yang terdiri dari sebatang besi (metal) yang ujungnya pipih atau biasa disebut sebagai obeng (-).

Philips

Merupakan obeng yang memiliki empat buah belahan yang meruncing pada bagian ujungnya atau biasa disebut sebagai obeng (+).

Torx

Merupakan obeng yang mempunyai 6 sisi, membentuk bintang pada ujungnya. Obeng jenis ini pada umumnya memiliki 15 ukuran. Untuk PC digunakan ukuran T-10 dan T-15. Biasanya digunakan pada PC Branded.


2. Antistatic Wrist Strap (pengikat siku)

Ingat bahwa :

> Listrik statik dapat menghancurkan chip.

> Manusia menghasilkan listrik setiap saat

> Untuk merasakan listrik static setidaknya diperlukan lebih dari 2000 volts, namun Anda dapat menghancurkan chip hanya dengan 35 volt saja.

Sangat mungkin pada saat anda memegang atau mengangkat board atau chip, tanpa terasa chip atau board telah rusak. Untuk menjawab masalah ini dipergunakan pelindung siku antistatik. Pada umumnya berupa bahan fibre elastis yang sesuai dengan siku dan terhubung dengan ground. Beberapa antistatik dihubungkan dengan menggunakan socket dinding dan yang lainnya mempunyai clip buaya yang dihubungkan dengan metal yang tidak mempunyai cat pada PC.

Tip !!! Bila anda tidak memiliki alat ini, anda tetap bisa menghindari electric static dengan cara memegang body casing dengan tangan anda langsung + 8 detik sebelum merakit komponen.


3. Retrieving Tools

Merupakan alat yang bentuknya menyerupai jarum suntik dimana ujung satunya berupa tombol atau penyedot dan beberapa penjepit yang melengkung pada ujung yang lain (berbentuk seperti cakar). Pada umumnya digunakan untuk mengambil komponen kecil yang sulit dicapai.


4. Tang dan Diagonal Cutter

Tang yang digunakan dalam perakitan PC adalah tang yang ujungnya panjang pipih. Diagonal cutter sering disebut sebagai tang potong yang digunakan untuk memotong kabel atau chip.


5. Chip Extractors (PLCC dan PGA)

Ada berbagai tipe IC (chip). Salah satunya dikenal sebagai Plastic Leadless Chip Carrier (PLCC) dan lainnya dikenal sebagai Pin Grid Array (PGA). Untuk chip PLCC sangat sulit untuk dibuka tanpa merusaknya kecuali menggunakan peralatan yang tepat. Sekarang, kebanyakan socket PGA (seperti processor Pentium) menggunakan socket zero insertion force (ZIP) dan untuk membukanya tidak diperlukan alat khusus.



  1. Pastikan perlu atau tidak membongkar PC.
  2. Pastikan Anda mempunyai ruang yang memadai.
  3. Sediakan tempat untuk peralatan kecil.
  4. Back up Konfigurasi.
  5. Cabut kabel listrik yang berhubungan dengan PC.
  6. Pisahkan monitor dari casing PC, letakkan disamping casing PC.




DIAGARAM

Pastikan Anda menyediakan kertas dan pulpen untuk mencatat perangkat yang dirakit/dibongkar. Mengapa demikian? Pada saat Anda mencabut sesuatu, mungkin saja pemasangannya kembali tidak mudah kecuali Anda memiliki diagram yang baik. Jika tidak terdapat tanda yang jelas pada kabel, Anda dapat menandainya dengan spidol (marker). Mesin pada PC bukanlah seperti buku pada perpustakaan, tidak masalah jika memberi tanda pada PC. Ingat bahwa rencana semula adalah memperbaiki PC atau biarkan seperti keadaan semula. Anda mungkin tidak dapat memperbaikinya tetapi tentunya tidak ingin keadaan lebih buruk dari semula.



DATA KABEL

Data kabel atau biasa disebut juga Ribbon Cables adalah kebel tipis yang dihubungkan dengan pin yang terdapat pada papan sirkuit (Mainboard). Untuk pemasangannya mempunyai aturan tersendiri. Pada data kabel ini terdapat strip pada salah satu sisinya (bisanya berwarna merah). Akan tetapi beberapa manufaktur menggunakan penggalan strip miring sepanjang salah satu sisi data kabel, jadi lihat baik-baik jika Anda tidak melihat strip pada data kabel tersebut.

Sementara Anda membuat diagram kabel dan peletakan kabel, jangan lupa membuat diagram kabel yang tidak terpasang. Hal ini ditujukan agar tidak terjadi kesalahan pemasangan pada papan sirkuit. Karena bukan tidak mungkin pada saat Anda melihat ada pin yang tidak terpasang pada papan sirkuit, maka Anda mulai bertanya, ”Hmmm… konektor yang ini dipasang dimana ya?”.atau “Kabel apa yang dipasang disana ya?” dan Anda mulai kreatif, pasang sini atau coba pasang ditempat sana, dan biasanya menghasilkan hal yang buruk (pemasangan konektor/jumper yang salah dapat mengakibatkan terbakarnya perangkat tersebut).



BOARD DAN PELETAKKAN KABEL

Pada umumnya orang bertanya, “Apakah penting memilih slot yang akan digunakan pada Mainboard ?”.

Tergantung, pada umumnya pada saat Anda mencabut suatu board dari slotnya maka Anda juga harus memasukkannya pada slot yang sama. Sebenarnya, ada beberapa tipe slot yang digunakan pada motherboard.

Sebagai contoh, salah satu jenis slot pada motherboard disebut sebagai ISA slot dan lainnya disebut PCI slot yang mempunyai conector yang berbeda. Jika memasukkan board pada slot yang berbeda maka PC akan memberikan banyak pesan kesalahan atau banyak file yang gagal berjalan pada saat Anda menyalakan PC kembali.

Beberapa board memerlukan peletakan pada slot aslinya karena alasan elektrik. Anda mungkin tidak mendapat rute ke dan dari board kecuali Anda meletakkannya pada slot yang sesuai.



JUMPER DAN DIP SWITCH

Catat penempatan jumper atau DIP Switch menjaga apabila Anda secara tidak sengaja merubah jumper atau menggeser DIP Switch sehingga dapat mengembalikan penempatannya.



TIPS

Perlu diperhatikan langkah-langkah yang Anda lakukan dalam membuat diagram pada saat merakit PC dan membandingkannya dengan dokumentasi pada saat melakukan penggambaran :

> Coba untuk melihat dari perspektif yang sama dalam membuat diagram dan melihat motherboard.

> Selalu cari komponen-komponen besar pada motherboard seperti CPU dan PCI slot pada diagram atau dokumentasi. Jika motherboard dan diagram yang Anda buat menunjukkan empat PCI slot akan tetapi pada dokumentasi menunjukkan tiga atau empat, Anda munking tidak melihat pada diagram yang benar.

> Apabila Anda melihat perbedaan pada dokumentasi dan diagram yang Anda buat, tanyakan pada Web site produsen dari motherboard tersebut. Terkadang, Anda akan menemukan materi terbaru atau yang benar dari produsen dokumentasi/manual.

> Jika perbedaan antara diagram dan dokumentasi, beri catatan kecil pada diagram dan dokumentasi Anda.